SerunyaWarisan Budaya Bali di Festival Mekare-kare 2026
30 May 2026

Saksikan salah satu tradisi budaya Bali yang paling menarik pada tanggal 10 - 11 Juni 2026, saat masyarakat Desa Tenganan Pegringsingan merayakan Festival Mekare-kare yang sakral, yang juga dikenal sebagai Perang Pandan. Diselenggarakan setiap tahun di desa Bali Aga kuno yang terletak di Karangasem ini, festival tersebut menarik perhatian wisatawan dari seluruh dunia yang ingin merasakan budaya Bali autentik dan tradisi spiritual yang masih terjaga hingga kini.
Mekare-kare merupakan ritual upacara yang dipersembahkan untuk Dewa Indra, dewa perang dalam kepercayaan Hindu Bali sekaligus pelindung desa. Dalam tradisi ini, para pemuda mengikuti pertarungan persahabatan menggunakan daun pandan berduri sebagai senjata dan tameng anyaman sebagai pelindung. Meski terlihat dramatis, ritual ini melambangkan keberanian, kehormatan, persatuan, dan rasa syukur, bukan kekerasan.
Selama festival berlangsung, Desa Tenganan Pegringsingan dipenuhi alunan musik tradisional, pertunjukan budaya, dan prosesi upacara yang penuh warna. Para pengunjung dapat menyaksikan langsung pelestarian tradisi yang telah berlangsung selama ratusan tahun sambil menikmati keramahan hangat dari salah satu komunitas tertua di Bali.
Selain pertarungan pandan yang terkenal, para tamu juga dapat menjelajahi kain tenun Geringsing double ikat yang khas, arsitektur tradisional Bali, serta kuliner lokal autentik desa tersebut. Festival ini menawarkan kesempatan langka untuk mengenal lebih dekat warisan budaya unik masyarakat Bali Aga yang memiliki tradisi berbeda dari wilayah Bali lainnya.
Bagi para wisatawan yang mencari pengalaman budaya yang lebih mendalam di Bali, Festival Mekare-kare 2026 menjanjikan perjalanan yang tak terlupakan menuju jantung warisan budaya dan spiritualitas Bali.
Prime Plaza Hotel & Suites Sanur Merayakan Hari Jadi yang Penuh Makna Next
Selenggarakan Acara MICE yang Sukses di Prime Plaza Hotel Sanur


